Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahKota Batam

Berharap Pembahasan Lebih Lanjut RUU Daerah Kepulauan, Gubernur Ansar Terima Kunker PPUU DPD RI.

353
×

Berharap Pembahasan Lebih Lanjut RUU Daerah Kepulauan, Gubernur Ansar Terima Kunker PPUU DPD RI.

Sebarkan artikel ini

Kepri.relasipublik.com, Batam (KEPRI)- Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menerima kunjungan kerja tim delegasi Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD RI di Kantor Graha Kepri, Batam Centre, Kamis (30/03/2023).

Kehadiran Tim PPUU DPD ke Provinsi Kepri dalam rangka Penyusunan Daftar Inventarisasi Materi Usul Prolegnas Prioritas Tahun 2024 dan Evaluasi Prolegnas Tahun 2020 – 2024.

Tim dipimpin langsung Ketua Rombongan Dedi Iskandar Batu Bara, dan juga Richard Pasaribu selaku tuan rumah. Dimana pada kesempatan tersebut Richard Pasaribu selanjutnya memperkenalkan rombongan tim PPUU DPD RI.

Sementara itu, Gubernur Ansar dalam sambutan selamat datang mengawalinya dengan mengajak rombongan DPD RI bersolawat busyro, agar kita semua selalu mendapatkan keselamatan dari sang pencipta Allah SWT, “Ucap Gubernur Ansar.

Lanjut, Gubernur Ansar mengatakan dirinya berterima kasih karena Provinsi Kepri menjadi salah satu daerah tujuan untuk bisa memberikan masukan atau usulan, terkait berbagai hal guna penyusunan daftar inventarisasi materi usul Prolegnas Prioritas Tahun 2024.” Tutur Ansar Gubernur Kepri.

Masih, Gubernur Ansar mengatakan sebagai kepala daerah kepulauan, dirinya sangat berharap akan kelanjutan pembahasan RUU Daerah Kepulauan yang telah masuk prolegnas sejak tahun 2021, tapi belum ada pembahasan lebih lanjut hingga saat ini,” Harap Ansar Gubernur Kepri.

Selain itu, Gubernur Ansar mengatakan menurutnya RUU Daerah Kepulauan ini akan menjadi  bentuk keberpihakan untuk pembangunan, bagi daerah berbasis kepulauan seperti Kepri. “Mengingat daerah kami, wilayah lautnya lebih besar daripada daratan,”Kata Gubernur Ansar.

Dengan ini, Gubernur Ansar mengatakan sebagai daerah kepulauan, tanpa adanya payung hukum yang jelas, dalam hal ini RUU Daerah Kepulauan menjadi undang – undang, akan berpengaruh sekali pada pendapatan fiskal daerah kepulauan itu sendiri.

“Karenanya saya berharap, agar kehadiran teman- teman DPD RI ke Kepri, bisa membantu percepatan pembahasan RUU Daerah Kepulauan menjadi undang – undang, yang sudah sekian lama belum ada tindak lanjut kejelasannya,”Paparnya.

Disamping itu, Di hadapan rombongan tim, Gubernur Ansar mengatakan menyampaikan juga berbagai hal terkait Kepri yang wilayahnya, berbatasan langsung dengan  negara luar.

“Tentu disana  perlu adanya prioritas pembangunan khusus, sebagai penanda kalau batas wilayah tersebut bagian dari Indonesia,” katanya,”Pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kepri Arif Fadillah mengatakan berharap adanya RUU Perubahan Kedua atas UU 32 Tahun 2014 Tentang Kelautan,  maka potensi maritim dan sumber daya kelautan bisa lebih memberikan kontribusi pendapatan bagi kemajuan pembangunan  daerah itu sendiri,”Pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Rombongan PPUU DPD RI  Dedi Iskandar Batu Bara mengatakan kalau DPD RI perlu memiliki ruang strategis dalam pengajuan hak usul RUU, dimana itu berkaitan dengan keperluan daerah,” Kata Dedi.

Lanjut, Dedi mengatakan DPD RI dengan tugas konstitusionalnya, memiliki tiga Rancangan Undang Undang (RUU) yang merupakan hak usul langsung dari DPD RI, dimana rancangan undang undang tersebut  telah masuk dalam daftar prolegnas prioritas Tahun 2023,” Tutur Dedi.

Dengan ini, Dedi Mengatakan Tiga RUU tersebut diantaranya,  RUU perubahan atas UU 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, RUU perubahan kedua atas UU 32 tahun 2014 tentang Kelautan, dan RUU tentang Pemerintahan Digital, jelas Dedi seraya mengatakan, akan terus mengawal juga RUU Daerah Kepulauan,”Pungkasnya.(Jtk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *